slot gacor
mahjong ways 3

Gaggan Anand Sensasi India Modern

Gaggan Anand Sensasi India Modern

Gaggan Anand Sensasi India Modern membuka restorannya di Bangkok, Thailand. Koki asal India ini mengguncang dunia kuliner dengan gaya gilanya. Restoran Gaggan meraih peringkat pertama Asia terbaik empat tahun berturut-turut. Para tamu harus berani mencoba hal-hal aneh di sini. Gaggan menyebut makanannya sebagai “memekik pedas dari akar India”.

Kisah Pemberontak dari Kalkuta

Gaggan Anand lahir di Kalkuta, India dari keluarga sederhana. Ia belajar memasak di hotel berbintang namun merasa bosan dengan aturan kaku. Gaggan kemudian pindah ke Bangkok pada tahun 2010. Ia membuka restoran kecil dengan modal tabungan pribadi. Banyak orang meragukan bahwa koki India bisa sukses di Thailand.

Baca juga: The French Laundry Thomas Keller

Namun, Gaggan membuktikan mereka salah dengan caranya sendiri. Ia menolak menyajikan ayam tikka atau roti naan biasa. Sebaliknya, ia menghancurkan semua ekspektasi tentang masakan India. Gaggan menyajikan panipuri dalam bentuk bola cair yang meledak di mulut. Ia juga membuat kari menjadi busa putih yang tidak terlihat seperti kari sama sekali. Akibatnya, para tamu awalnya bingung, lalu tertawa, dan akhirnya jatuh cinta.

Menu Emosi Tanpa Gelas dan Sendok

Gaggan terkenal dengan menu degustasi 25 hidangan yang gila. Menariknya, restoran ini tidak menyediakan gelas atau sendok. Para tamu harus minum dari mangkuk kecil menggunakan kedua tangan. Mereka juga harus menjilat saus langsung dari piring jika perlu. Gaggan ingin menghancurkan etiket makan formal yang menurutnya membosankan.

Setiap hidangan memiliki nama yang unik dan lucu. Sebagai contoh, hidangan bernama “Lick It Up” berbentuk seperti es krim stik. Para tamu menjilat stik tersebut dan merasakan rasa yogurt serta mint. Kemudian, hidangan “Who Killed the Goat” menceritakan kisah kambing melalui tujuh tekstur berbeda. Mulai dari kulit renyah, daging asap, hingga otak yang lembut. Gaggan menggunakan humor untuk membuat orang tidak takut mencoba makanan asing.

Selain itu, ia menciptakan hidangan “Yogurt Explosion” yang sangat terkenal. Gaggan membungkus yogurt bumbu dalam kulit tipis dari kalsium. Saat tamu memasukkan bola itu ke mulut, yogurt meledak dan menyemprot ke seluruh rongga. Sensasi dingin dan pedas terjadi secara bersamaan. Banyak tamu yang terkejut namun langsung tertawa kegirangan.

Menghidupkan Kembali Rasa Jalanan India

Meskipun tampak modern, Gaggan sangat menghormati akar India. Ia teringat masa kecil makan chaat di pinggir jalan Kalkuta. Chaat adalah makanan ringan pedas dari kentang, yogurt, dan asam jawa. Gaggan mengubah chaat jalanan menjadi hidangan molekuler yang elegan. Ia membuat kerupuk dari tepung kacang yang sangat tipis. Di atasnya, ia menempatkan bola busa dingin rasa mangga.

Ia juga menciptakan hidangan “Raj Kachori” versi mewah yang luar biasa. Kerupuk bulat besar berisi tujuh macam kacang dan saus. Para tamu harus memecahkan kerupuk tersebut dengan sendok. Suara pecahan kerupuk mengingatkan pada jajanan pasar malam di Delhi. Gaggan sering menangis saat menyajikan hidangan ini karena sangat nostalgia.

Selanjutnya, Gaggan menghidupkan kembali resep neneknya untuk “Dal Dhokli”. Ini adalah sup kental dari lentil dan pangsit gandum. Gaggan menyajikannya dalam mangkuk kecil dengan asap kayu cendana. Aroma asap membawa tamu ke dapur pedesaan India kuno. Setiap suapan terasa seperti pelukan hangat dari masa lalu.

Menutup Restoran dan Membuka Lagi

Pada tahun 2019, Gaggan mengejutkan dunia dengan menutup restoran lamanya. Ia berselisih dengan pemilik gedung karena masalah kontrak. Namun, Gaggan tidak patah semangat. Ia langsung membuka restoran baru bernama Gaggan Anand di lokasi berbeda hanya beberapa bulan kemudian. Ribuan pelang setia langsung memenuhi kursi di tempat barunya.

Restoran baru ini memiliki desain lebih berani dan panggung kecil. Gaggan naik ke panggung setiap malam untuk berbicara dengan para tamu. Ia bercerita tentang setiap hidangan sambil tertawa dan menari. Kadang, ia meminta tamu ikut berdansa sebelum makan hidangan penutup. Suasana menjadi sangat hidup dan tidak kaku seperti restoran bintang Michelin pada umumnya.

Kontroversi dengan Majalah Michelin

Gaggan terkenal sebagai kritikus paling keras bagi panduan Michelin. Ia mengembalikan bintang Michelin yang pernah diberikan padanya. Gaggan mengatakan bahwa Michelin tidak mengerti masakan Asia. Ia menolak standar Prancis yang dipaksakan pada budaya lain. Banyak koki Asia mendukung keberanian Gaggan ini.

Sebagai gantinya, Gaggan lebih percaya pada peringkat World’s 50 Best. Restorannya selalu masuk sepuluh besar dunia setiap tahun. Gaggan juga sering diundang menjadi juri di acara MasterChef. Ia menggunakan platform itu untuk memperkenalkan masakan India ke penonton global.

Tips Berkunjung ke Gaggan Anand

Restoran ini buka untuk makan malam saja dari Rabu hingga Minggu. Pertama, Anda harus memesan kursi tepat jam 9 pagi pada tanggal 1 setiap bulan. Kursi biasanya habis dalam waktu lima menit. Kedua, harga menu degustasi 25 hidangan sekitar 250 dolar per orang. Ketiga, bersiaplah untuk makan tanpa alat makan karena Gaggan akan marah jika Anda meminta sendok. Terakhir, jangan memakai pakaian putih karena Anda akan menjilat piring dan mungkin berceceran.

Tinggalkan komentar